{"id":38,"date":"2010-11-21T06:15:01","date_gmt":"2010-11-20T23:15:01","guid":{"rendered":"http:\/\/seftia.blog.binusian.org\/?p=38"},"modified":"2010-11-21T06:15:01","modified_gmt":"2010-11-20T23:15:01","slug":"notebook-dengan-sentuhan-audio-berkelas-dari-asus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seftia.blog.binusian.org\/?p=38","title":{"rendered":"Notebook dengan Sentuhan Audio Berkelas dari Asus"},"content":{"rendered":"<p>Sudah pernah merasakan sensasi multimedia yang bisa memuaskan Anda  dari sebuah notebook? Tanggal 11 November 2010 lalu, ASUS meluncurkan  tiga buah notebook terbarunya yang menawarkan invoasi yang tidak ada  pada notebook lainnya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Asus NX90JQ\" src=\"http:\/\/chip.co.id\/articles\/news\/files\/2010\/11\/Asus-NX.jpg\" alt=\"Asus NX90JQ\" width=\"620\" height=\"427\" \/>Tiga notebook terbaru ASUS tersebut adalah NX90JQ, N43JF, dan U43JC Bamboo Series.<\/p>\n<p>Dengan kualitas reproduksi suara kelas atas yang dirancang oleh  designer yang berbasis di Copenhagen, Davis Lewis, ASUS NX90JQ  menargetkan konsumen yang memiliki selera tinggi dalam hal audio dan  ingin tampil dengan gaya yang bebeda.<br \/>\nNX90 merupakan notebook pertama di dunia yang dilengkapi dual touchpad,  speaker yang mengapit layar LED-backlit 18,4 inci full HD 1080p  (1920\u00d71080), juga ruang resonansi speaker yang 10 kali lebih besar  dibandingkan notebook kebanyakan. Sementara untuk hiburan film yang  berkualitas, NX90 juga dilengkapi drive slot in BluRay combo.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Asus N43JF\" src=\"http:\/\/chip.co.id\/articles\/news\/files\/2010\/11\/Asus-N43.jpg\" alt=\"Asus N43JF\" width=\"620\" height=\"579\" \/>Sama  seperti seri NX90JQ, ASUS N43Jf juga dilengkapi dengan SonicMaster dan  Bang &amp; Olufsen ICEpower, notebook ini menghadirkan suara yang begitu  hidup, tanpa ada gangguan distorsi suara.<br \/>\nBagi pencinta film, notebook ini juga mengusung teknologi Video Magic yang mampu memperkaya gambar yang ditampilkan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"U43JC Bamboo Series\" src=\"http:\/\/chip.co.id\/articles\/news\/files\/2010\/11\/ASUSU43JC.jpg\" alt=\"U43JC Bamboo Series\" width=\"620\" height=\"457\" \/>Bagi  pengguna notebook yang peduli lingkungan hidup, tersedia U Series  Bamboo Collection yang memiliki desain eksterior bambu coklat tua.  Uniknya, kemasan produk ini terbuat dari 100% pulp bambu dan kain  non-woven alami yang dapat di daur ulang.\u00a0 Super Hybrid Engine (SHE)  yang diusung notebook in mampu meningkatkan kinerja CPU hingga 11%,  sekaligus memperpanjang daya tahan baterai hingga 10,5 jam.<\/p>\n<p>Jajaran notebook NX90JQ, N43JF, dan U43JC Bamboo Series yang sudah  dilengkapi dengan USB 3.0 ini dikenakan harga sekitar US$ 2.609, US$  1.259, dan US$ 1.209.<\/p>\n<p><strong><em><span style=\"color: #0000ff;\">Sumber informasi :<\/span><\/em><\/strong><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/http:\/\/chip.co.id\/articles\/news\/2010\/11\/16\/notebook-dengan-sentuhan-audio-berkelas-dari-asus\/\">http:\/\/chip.co.id\/articles\/news\/2010\/11\/16\/notebook-dengan-sentuhan-audio-berkelas-dari-asus\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sudah pernah merasakan sensasi multimedia yang bisa memuaskan Anda dari sebuah notebook? Tanggal 11 November 2010 lalu, ASUS meluncurkan tiga buah notebook terbarunya yang menawarkan invoasi yang tidak ada pada notebook lainnya. Tiga notebook terbaru ASUS tersebut adalah NX90JQ, N43JF, dan U43JC Bamboo Series. Dengan kualitas reproduksi suara kelas atas yang dirancang oleh designer yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3298,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-38","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seftia.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seftia.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seftia.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seftia.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3298"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seftia.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=38"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seftia.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39,"href":"https:\/\/seftia.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38\/revisions\/39"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seftia.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=38"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seftia.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=38"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seftia.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=38"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}